Kegiatan Bulan Bahasa Bali di Desa Abang Batudinding berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Pak Camat Kintamani, Bendesa Adat Abang Batudinding, Ketua BPD Abang Batudinding, Ketua LPM Abang Batudinding, perangkat dan staf Desa Abang Batudinding, Kelian Banjar Dinas se-wilayah Desa Abang Batudinding, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para juri lomba kegiatan, Penyuluh Bahasa Bali, PLKB, serta PPL. Kehadiran para undangan menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan bahasa daerah.
Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia dan tamu undangan. Dalam sambutannya, Pak Camat Kintamani menyampaikan pentingnya menjaga bahasa Bali sebagai identitas budaya masyarakat Bali. Bendesa Adat juga menekankan agar generasi muda tidak melupakan akar budaya dan tetap menggunakan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai lomba turut memeriahkan kegiatan ini, seperti lomba membaca aksara Bali, mesatua Bali, pidato bahasa Bali, dan nyurat aksara Bali. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri mengenakan pakaian adat Bali. Para juri lomba menilai dengan objektif dan memberikan apresiasi atas usaha serta kreativitas peserta.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan melalui peran Penyuluh Bahasa Bali yang memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan bahasa Bali yang baik dan benar. Dukungan dari seluruh elemen desa, termasuk PLKB dan PPL, turut memperkuat suksesnya kegiatan ini.
Secara keseluruhan, kegiatan Bulan Bahasa Bali di Desa Abang Batudinding berjalan dengan lancar dan penuh makna. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya melestarikan bahasa dan budaya Bali sebagai warisan leluhur yang harus dijaga bersama.